SIKUR — SMKN 1 Sikur resmi menggelar panen perdana hasil pelaksanaan Program Gerakan Tanam Cabai untuk Pengendalian Inflasi (TAPSI) pada Kamis, 29 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh keluarga besar sekolah, mulai dari Kepala SMKN 1 Sikur, Hasbi Ahmad, S.Pd., M.Pd., para guru, pegawai tata usaha, hingga para siswa.
Program TAPSI yang diinisiasi oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus melatih kemandirian dan jiwa kewirausahaan para siswa, khususnya di lingkungan sekolah vokasi.
Kepala SMKN 1 Sikur, Hasbi Ahmad, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerja keras seluruh warga sekolah hingga panen perdana ini berhasil terlaksana dengan lancar.

“Panen perdana ini adalah bukti nyata komitmen SMKN 1 Sikur dalam mendukung program Gubernur NTB. Harapannya,program TAPSI tidak hanya menghasilkan produk pertanian secara fisik, tetapi juga memberikan pembelajaran praktis bagi siswa agar siap menjadi wirausahawan muda yang mandiri di bidang pangan,” ujar Hasbi Ahmad.
Suasana kegiatan panen perdana berlangsung penuh kebersamaan dan antusiasme. Para siswa didampingi oleh dewan guru dan staf tata usaha turun langsung ke lahan pertanian sekolah untuk memanen hasil tanam yang telah dirawat selama beberapa bulan terakhir.
Dengan keberhasilan panen perdana ini, SMKN 1 Sikur berkomitmen untuk terus mengembangkan pemanfaatan lahan sekolah serta mendukung secara berkelanjutan program-program strategis Pemerintah Provinsi NTB di bidang pendidikan vokasi dan ketahanan pangan.
#TapsiSmkn1sikur
#NTBMakmurMendunia
